MAKALAH
“KEPEMIMPINAN
DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN”
Disusun guna
memenuhi tugas:
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN
Dosen pengampu:
Dr. Syamsul Ma’arif, M. Pd
USWATUN QOYYIMAH, M.Ed., Ph.D
Oleh : SUPRIYO NIM : 6116019
NASTAIN NIM : 6117001
MISBAHUL MUNIR
PROGRAM
PASCA SARJANA
UNIVERSITAS
PESANTREN TINGGI DARUL ULUM
JOMBANG
2018
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur kelompok penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas berkat dan rahmat-Nya, kelompok penulis dapat menyelesaikan makalah ini
tepat pada waktunya. Dalam pembuatan makalah ini kelompok tidak luput mendapat
bantuan dari berbagai pihak.
Kelompok
penulis juga menyadari makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. Maka
dari itu kelompok penulis mengaharapkan kritikan dan saran yang membangun dari
pembaca demi penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi
masyarakat pada umumnya dan peneliti pada khususnya.
Jombang,
07 September 2018
Penyusun
DAFTAR
ISI
Kata
pengantar...............................................................................................................................
i
Daftar
isi........................................................................................................................................
i
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................................
1
A. Latar
Belakang.......................................................................................................................
1
B. Rumusan
Masalah.................................................................................................................
1
C.
Tujuan...................................................................................................................................
2
BAB II
PEMBAHASAN..............................................................................................................
3
A.
Pengertian pengambilan keputusan.......................................................................................
3
B. Peranan
kepemimpinan dalam pengambilan keputusan.......................................................
3
C.
Pengaruh perilaku terhadap pengambilan
keputusan........................................................... 4
D.
Menjelaskan langkah – langkah dalam pengambilan keputusan..........................................
4
E.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dalam Pengambilan Keputusan...................................
5
BAB III PENUTUP......................................................................................................................
6
A.
Kesimpulan...........................................................................................................................
6
Daftar pustaka..............................................................................................................................
7
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Dalam
suatu organisasi selalu melibatkan beberapa orang yang saling berinteraksi
secara intensif. Interaksi tersebut disusun dalam suatu struktur yang dapat
membantu dalam usaha pencapaian tujuan bersama. Agar pelaksanaan kerja dalam
organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya maka dibutuhkan sumber seperti
perlengkapan, metode kerja, bahan baku, dan lain-lain. Usaha untuk mengatur dan
mengarahkan sumber daya ini disebut dengan manajemen. Sedangkan inti dari
manajemen adalah kepemimpinan (leadership)[1]
Upaya
membangun keefektifan pemimpin terletak semata pada pembekalan dimensi keterampilan
teknis dan keterampilan konseptual. Adapun keterampilan personal menjadi
terpinggirkan. Padahal sejatinya efektifitas kegiatan manajerial dan
pengaruhnya pada kinerja organisasi, sangat bergantung pada kepekaan pimpinan
untuk menggunakan keterampilan personalnya. Keterampilan personal tersebut
meliputi kemampuan untuk memahami perilaku individu dan perilaku kelompok dalam
kontribusinya membentuk dinamika organisasi, kemampuan melakukan modifikasi
perilaku, kemampuan memahami dan memberi motivasi, kemampuan memahami proses
persepsi dan pembentukan komunikasi yang efektif, kemampuan memahami relasi
antar konsep kepemimpinan-kekuasaan-politik dalam organisasi, kemampuan
memahami genealogi konflik dan negosiasinya, serta kemampuan mengkonstruksikan budaya
organisasi yang ideal.
B. Rumusan Masalah
Pada
makalah ini penulis akan menjelaskan masalah:
1. Pengertian pengambilan keputusan
2. Peranan kepemimpinan dalam pengambilan
keputusan
3. Pengaruh perilaku terhadap pengambilan
keputusan
4. Menjelaskan langkah – langkah dalam
pengambilan keputusan
5. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dalam
Pengambilan Keputusan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Pengambilan Keputusan
Pada
hakekatnya pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis
terhadap hakekat suatu masalah, pengumpulan fakta-fakta dan data, penentuan
yang matang dari alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut
perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat.
Pengertian
diatas menunjukan ada lima hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Dalam proses pengambilan keputusan tidak
ada hal yang terjadi secara kebetulan.
2. Pengambilan keputusan tidak dapat
dilakukan secara sembrono.
3.
Sebelum sesuatu masalah dapat dipecahakan dengan baik, hakekatnya dari
pada masalah itu harus diketahui dengan jelas
4.
Pemecahan masalah tidak dapat dilakukan dengan ilham atau dengan
mengarang, tetapi harus didasarkan pada fakta yang terkumpul,, terolah dengan
baik dan disimpan secara teratur sehingga dapat dipercayai
5.
Keputusan yang baik adalah keputusan yang telah dipilih dari berbagai
alternatif yang ada dari berbagai alternatif yang dianalisis dengan matang.
Kesemuanya
ini menunjukan bahwa pengambilan keputusan sebagai tugas terpenting dan
terutama bagi seorang pemimpin yang baik, bukan merupakan tugas mudah dan bahwa
apabila seorang ingin diakui sebagai seorang pemimpin yang baik maka orang
tersebut sepanjang karirnya harus teratur dan berkesinambungan dengan kemampuan
mengambil keputusan. Dengan kata lain pengambilan keputusan adalah suatu teknik
untuk memecahkan suatu masalah denagn mempergunakan teknik-teknik ilmiah.[2]
B. Peranan Kepemimpinan Dalam Mengambil
Keputusan
Pengambilan
keputusan adalah pemilihan dua alternatif atau lebih. Pengambilan keputusan
perlu dilakukan karena adanya perbedaan antara harapan atau tujuan dengan hasil
yang dicapai. Salah satu model pengambilan keputusan adalah The Optimizing
Model. Model tersebut merupakan model pengambilan keputusan yang menguraikan
bagaimana individu seharusnya berperilaku untuk mencapai hasil atau keluaran
yang maksimal.
C. Pengaruh Prilaku Terhadap Pengambilan
Keputusan
Ada
empat prilaku terhadap pengambilan keputusan,yaitu sebagai berikut.
1.
Nilai. Nilai dianggap sebagai pedoman jika seorang menghadapi situasi
dimana harus dilakukan suatu pilihan.
2. Kepribadian. Aspek kepribadian meliputi
sikap, Kepercayaan dan kebutuhan individu.
3.
Kencendrungan mengambil resiko. Ada yang berani dalam mengambil
resiko,ada yang ditengah-tengah dan ada yang penuh pertimbangan /kurang ambil
resiko.
4.
Disonasi kognif. Adanya rasa cemas pada pengambilalan keputusan terhadap
akibat dari keputusan yang diambilnya.
D. Langkah-Langkah Dalam Pengambilan Keputusan
Langkah-langkah
dalam pengambilan keputusan adalah sebagai berikut
1. Menentukan perlunya pengambilan keputusan
2. Mengidentifikasi kriteria keputusan
3. Mengalokasi pembobotan terhadap criteria
4. Mengembangkan alternative
5. Mengevaluasi alternative
6. Memilih alternatif terbaik
Langkah-langkah
tersebut tentunya tidak mutlak berurutan, melainkan harus disesuaikan dengan
bobot keputusan yang akan diambilnya. Seringkali hal-hal khusus harus dimasukan
didalamnya, antara lain menyangkut asumsi-asumsi yang harus dirumuskan agar
alternatif-alternatif dapat lebih banyak dimunculkan. Dengan alternative yang
relative lebih banyak, kemungkinan yang dievaluasi semakin banyak pula. Pada
akhirnya, keputusan dapat diambil berdasarkan berbagai alternatif yang muncul.
Selain
itu juga Herbert A. Simon mengajukan mmodel proses pengambilan keputusan yang
dianggap sebagai sebuah arus dari penyelidikan samapai perancangan dan kemudian
pada pemulihan. Tetapi pada setiap tahap hasilnya mungkin dikembalikan ke tahap
sebelumnya untuk dimulai lagi. Jadi tahapan tersebut merupakan unsur-unsur
sebuah proses bersinambungan.
Tahapan
pengambilan keputusan, yaitu:
1.
Tahap penyelidikan mempelajari lingkungan atas kondisi yang memerlukan
keputusan. Data mentah yang diperoleh, diolah dan diuji untuk dijadikan
petunjuk yang dapat mengidentifikasi persoalan
2. Tahap perancangan, mendaftar,
mengembangkan dan menganalisis arah tindakan yang mungkin. Hal ini meliputi
proses-proses untuk memahami persoalan, menghasilkan pemecahan, dan menguji
kelayakan pemecahan tersebut
3.
Tahap pemulihan, memilih arah tindakan tertentu dari semua yag ada.
Pilihan ditentukan dan dilaksanakan.[3]
E. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dalam
Pengambilan Keputusan
Ada
6 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dalam Pengambilan Keputusan :
1. Fisik : Didasarkan pada rasa yang
dialami pada tubuh, seperti rasa tidak nyaman, atau kenikmatan. Ada
kecenderungan menghindari tingkah laku yang menimbulkan rasa tidak senang,
sebaliknya memilih tingkah laku yang memberikan kesenangan.
2. Emosional : Didasarkan pada perasaan
atau sikap. Orang akan bereaksi pada suatu situasi secara subjective.
3. Rasional: Didasarkan pada pengetahuan
orang-orang mendapatkan informasi, memahami situasi dan berbagai
konsekuensinya.
4. Praktikal : Didasarkan pada
keterampilan individual dan kemampuan melaksanakan. Seseorang akan menilai
potensi diri dan kepercayaan dirinya melalui kemampuanya dalam bertindak.
5.
Interpersonal : Didasarkan pada pengaruh jaringan sosial yang ada.
Hubungan antar satu orang keorang lainnya dapat mempengaruhi tindakan
individual.
6. Struktural : Didasarkan pada lingkup
sosial, ekonomi dan politik. Lingkungan mungkin memberikan hasil yang mendukung
atau mengkritik suatu tingkah laku tertentu.
Selanjutnya,
John D.Miller dalam Imam Murtono (2009) menjelaskan faktor-faktor yang
berpengaruh dalam pengambilan keputusan adalah: jenis kelamin pria atau wanita,
peranan pengambilan keputusan, dan keterbatasan kemampuan.[4]
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pemimpin
adalah seseorang yang melaksanakan beberapa hal yang benar. manajer adalah
seseorang yang harus melaksanakan sesuatu secara benar. Kepemimpinan seseorang
dalam sebuah organisasi sangat besar perannya dalam setiap pengambilan
keputusan, sehingga membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab terhadap
hasilnya adalah salah satu tugas pemimpin. Sehingga jika seorang pemimpin tidak
mampu membuat keputusan, seharusnya dia tidak dapat menjadi pemimpin.
DAFTAR
PUSTAKA
http://strawberrycupcup.blogspot.com/2013/05/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html
http://suryasyahrulrajabfoundation.blogspot.com/2012/04/beberapa-tipologi-kepemimpinan.html
http://desndesty.blogspot.com/2012/11/arti-penting-kepemimpinan-dalam_7976.html
Markus Tae,
S.Sos, M.Si Bahan ajar kepemimpinan.
Ahmadi A, (1997). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia
Ridwan,
(2012). Belajar Mudah Penelitian untuk
Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta
Sugiyono, (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta
Sukardi,
(2012). Metodologi Penelitian Pendidikan
Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara
Yusriken85.blogspot.com/2011/11/masalah-masalah-dalam-proses-belajar.html?m=1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar